My Photo

February 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29  

Situs gw launching neh..

Shalom,
all my friends, bro n sister..
Situs gw ud launching neh:

http://www.teknaphotos.com

Thanks buat supportnya yup..
Keep posting ya.
GBU all.

                            

Menjadi Positive Thinker

Sesuai istilahnya, positive thinker adalah orang yang berpikir positif. Berpikir positif adalah pilihan terbaik bagi setiap orang dalam setiap situasi. Berpikir positif itu husnu dzon. Berpikir positif adalah berpihak pada apapun yang sifatnya positif dan lebih baik. Berpikir positif selalu menghasilkan output yang positif. Sukses dan berbahagia adalah hal yang positif. Maka jika Anda mau sukses dan bahagia, berpikirlah positif.

Berani dan Mandiri

Anda adalah positive thinker jika Anda lebih memilih menikmati hidup ketimbang mengeluhkan hidup. Jika Anda mau dan berani menghadapi kenyataan hidup.

Anda bukanlah positive thinker jika Anda hanya pandai menyembunyikan emosi. Anda adalah positive thinker jika Anda menghadapinya, dan Anda pandai menanganinya. Jika Anda mau menghadapi emosi negatif, merasakan, dan belajar darinya. Jika Anda mau bertanggung jawab atasnya, dan tidak menyalahkan apa dan siapa pun di luar diri Anda.

Anda adalah positive thinker jika Anda berani dan mandiri.

Memahami Emosi

Anda adalah positive thinker jika Anda menghadapi emosi negatif dengan kemauan untuk belajar. Jika Anda memahami, bahwa emosi adalah sinyal yang menjadi salah satu panduan dalam menentukan perilaku.

Anda adalah positive thinker jika Anda bisa melihat dan merasakan bahwa emosi adalah pesan. Jika Anda merasa nyaman, Anda tahu bahwa Anda telah mengerjakan hal yang benar, dan Anda meneruskan atau mengulanginya. Jika Anda merasa tidak nyaman, Anda tahu ada sesuatu yang salah. Anda tahu bahwa Anda harus berhenti, melakukan analisis terhadap perilaku diri, belajar dari kesalahan, merubah strategi, dan kemudian melanjutkan hidup Anda.

Anda adalah positive thinker jika Anda mau belajar memahami emosi Anda.

Action Oriented

Anda adalah positive thinker jika Anda berorientasi pada tindakan. Jika Anda melihat kekurangan, Anda bertindak untuk mengisinya. Jika Anda menghadapi hambatan, Anda bertindak untuk menyingkirkannya. Jika Anda merasakan ancaman, Anda bertindak untuk mengantisipasinya. Jika Anda melihat peluang, Anda bertindak untuk mengambilnya. Jika Anda merasa berkelebihan, Anda bertindak untuk mempertahankan dan berbagi dengan orang lain.

Anda adalah positive thinker jika tidak terpaku dan berhenti hanya pada retorika "Saya bisa!" "Saya bisa!" "Saya bisa!"

Anda adalah positive thinker jika Anda melanjutkannya dengan berkata: "Sikat bleh...!"

Bersyukur dan Bersabar

Anda adalah positive thinker jika Anda membiasakan diri untuk yang bersyukur di kala senang dan bersabar di kala susah.

Jebakan Negative Thinking

Positive thinking adalah sesuatu yang jelas lebih baik. Ia lebih identik dengan kebahagiaan dan kesuksesan. Mengapakah masih banyak orang yang terjebak pada negative thinking ?

Kebiasaan berpikir negatif yang dilakukan dan terjadi bertahun-tahun, bisa menjadi jalan hidup. Saat berpikir negatif telah menjadi jalan hidup, maka itulah jalan hidup yang normal bagi negative thinker . Dengan jalan hidup yang dianggap normal itu, mereka merasa bahwa apa yang perlu diubah adalah dunia, bukan diri mereka sendiri.

Bukankah jauh lebih mudah mengubah diri sendiri dari pada dunia dan seisinya?

Memahami kenyataan itu dengan lebih baik, akan menaikkan kecerdasan emosi Anda, kecerdasan spiritual Anda, dan sekaligus kecerdasan intelektual Anda. Itu artinya, Anda akan menaikkan kecerdasan individual Anda, kecerdasan sosial Anda, dan bahkan kecerdasan finansial Anda.

Bukankah itu semua yang akan membuat Anda sukses dan berbahagia?

Oleh sebab itu, waspadailah jebakan negative thinking yang akan membuat hidup Anda menjadi sengsara dan lebih sulit dari semestinya. Kebahagiaan dan sukses Anda ada di depan mata, dan untuk mendapatkannya Anda tidak perlu merubah dunia. Ubahlah diri Anda.

Jika Anda tidak ingin memilih jalan hidup sebagai negative thinker, tips dari Chuck Gallozzi berikut ini bisa Anda pelajari dan pahami.

Kesalahan atau Kegagalan

Berhentilah untuk terus mengatakan:

"Ya sudahlah, Saya memang begini."
"Saya memang loser."
"Gua emang salah mulu!"
"Saya ternyata bodoh."
"Gagal maning gagal maning..."


(Itu sebabnya si Ucil selalu berhasil)

Ketahuilah bahwa Anda bukanlah kegagalan itu sendiri, ketahuilah bahwa Anda bukan kebodohan itu sendiri. Anda tidak serta merta menjadi gagal atau bodoh hanya karena rencana yang meleset. Anda hanya mengalami "temporary defeat" alias kekalahan sementara. Semua kegagalan dan kesalahan adalah bagian dari training kehidupan Anda. Salah dan gagal adalah syarat mutlak untuk mencapai sukses dan bahagia Anda.

Amarah

Lepaskan amarah Anda. Ingat, bukan lampiaskan. Amarah akan menyakiti hati orang lain. Lebih dari itu, amarah akan menyakiti hati Anda sendiri. Lepaskanlah amarah Anda dan obati luka hati dengan sikap memaafkan.

Semangat

Untuk apapun yang Anda merasa "harus", "mesti", atau "wajib" melakukannya, ubahlah frasa di kepala Anda menjadi lebih positif. Ubahlah "Saya harus" menjadi "Saya mau..., sebab.... Jadi..."

"Saya mestinya menurunkan berat badan"

gantilah kalimat itu menjadi

"Saya mau menurunkan berat badan, sebab Saya akan merasa lebih baik, terlihat lebih baik, panjang umur, dan lebih PD. Jadi, Saya bergabung ke fitness club dan memperbaiki pola makan."

Bisa Atau Tidak Bisa

Berhentilah berpikir "Saya tidak bisa" sebab itu cuma jalan buntu. Dengan kalimat itu Anda tidak akan kemana-mana. Katakanlah "Saya akan..., jika..."

"Saya tidak bisa mengangkat barbel seberat itu"

gantilah kalimat itu menjadi

"Saya akan bisa mengangkatnya dalam dua minggu, jika Saya menambah beban Saya setengah kilo setiap hari."

Kendali Emosi

Satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas emosi adalah diri Anda sendiri. Orang lain tidak akan menciptakan emosi apa pun pada diri Anda kecuali Anda membiarkannya.

Orang lain tidak dapat membuat Anda kecewa, frustrasi, atau bersedih hati, kecuali Anda membolehkannya. Jika itu terjadi, maka itu terjadi karena Anda membiarkannya. Terjadi atau tidak terjadi, adalah pilihan Anda sendiri.

Jika Anda bertemu dengan orang yang membuat mood Anda rusak, berhentilah untuk bereaksi secara spontan sehingga Anda marah atau kecewa. Berdiam dirilah sebentar, pikirkanlah apa yang membuat orang itu merasa tidak nyaman sehingga ia merasa perlu memprovokasi Anda.

Ketahuilah, bahwa orang yang demikian sebenarnya sedang memerlukan restorasi, pembaharuan, revitalisasi, recharge, atau bahkan nasehat. Anda bisa berperan dan menyumbangkan sesuatu baginya. Itulah yang membuat Anda merasa berguna.

Sensitifitas

Jangan terlalu sensi, jadilah kuat. Berhentilah menginterpretasikan pandangan dan bicara orang sebagai serangan. Ingatlah bahwa mereka hanya memandang dan berbicara. Itu saja. Orang yang kasar dan keras kepada Anda sekalipun, belum tentu tidak menyukai Anda. Bisa jadi, mereka justru sayang dan cinta kepada Anda.

Apa yang sering terjadi adalah seperti contoh berikut ini.

Saat Anda merasakan boss Anda bersikap buruk kepada Anda, bukanlah kejadian itu yang membuat Anda merasa buruk. Kejadian itu hanya memicu pengalaman masa lalu Anda, misalnya saat Anda kecil, ketika Anda melakukan sesuatu yang kemudian membuat ayah Anda marah. Itulah yang membuat Anda merasa buruk. Ayah Anda, jelas sayang dan cinta kepada Anda.

Oleh sebab itu, hiduplah di masa sekarang dan bukan masa lalu. Anda bukan anak-anak, melainkan manusia yang telah dewasa. Pahamilah bahwa orang itu boss Anda, dan bukan ayah Anda.

Berpikirlah positif..! Mindar !


Thanks to: Ikhwan Sopa.

Nice iluminations Bro.. Keep posting..!

Suksesmu, suksesku..

Saya Ingin Anda Sukses, Saya Harus Membuat Anda Sukses!.

Teman-teman di kost sudah tidur sehingga "dunia" sudah cukup aman buat Saya pergi ke warnet, eh ternyata tidak semua. Si botak keluar kamar dan langsung ngambil jaket; "gue ikut..," sialan pikirku. Di warnet Saya sedang melongok-longok blog Saya ini. Si botak datang membawa minuman. Diletakkannya botol coke, kemudian menarik kursi dan duduk di samping Saya. Satu menit kemudian ia bertanya tentang flag atau sub header di blog Saya yang bunyinya, "Saya Ingin Anda Sukses. Saya Harus Membuat Anda Sukses."

"Bagaimana jika orang bertanya, apakah Mas Mindar sudah sukses? Sehingga dengan begitu sudah mengantongi lisensi untuk mensukseskan orang lain? Apa jawab Mas?"

Saya menoleh dan tersenyum. "Aku akan bilang bahwa aku belumlah sukses. Kesuksesanku akan sangat tergantung pada kesuksesan orang lain. Jika orang lain menjadi sukses, maka aku juga akan sukses."

Si botak mengernyitkan dahinya yg rada mengkilat. Saya pun memutar badan. Saatnya berdiskusi & berapologet.

Tahukah Anda, bahwa sukses Anda sangat tergantung pada sesuatu di luar diri Anda? Nah lho! Pak MIndar ini gimana toh, kemarin bilang bahwa sukses adanya di dalam diri sendiri. Jennie S. Bev bahkan bilang bahwa Sayalah sukses itu. Kok sekarang jadi lain lagi?

Tidak. Tidak lain. Ini hanyalah soal cara pandang. Mari kita telusuri, dan ingatlah bahwa ini erat hubungannya dengan konsep mastermind dan mind power.

Sukses Anda tergantung pada suksesnya "sesuatu" di luar Anda. Sesuatu itu bisa orang lain, atau memang "sesuatu" saja di luar sana. Sesuatu di luar Anda itu bisa benda hidup atau benda mati. Intinya, sesuatu itu adanya pasti di luar "Anda".

Jika Anda pegawai atau karyawan, bagaimanakah Anda mencapai sukses? Bagaimana caranya mendapatkan promosi? Apa yang perlu Anda lakukan agar karir Anda melejit sampai ke puncak? Apa yang perlu Anda capai agar Anda mencapai kesuksesan sebagai pegawai atau karyawan?

Pertama, Anda perlu mensukseskan tugas dan pekerjaan Anda. Kedua, Anda perlu mensukseskan program organisasi atau perusahaan Anda. Ketiga, Anda perlu mensukseskan boss Anda. Keempat, Anda perlu mensukseskan organisasi atau perusahaan Anda. Setelah itu, barulah Anda bisa sukses.

Jika Anda manager, apa yang Anda perlukan agar Anda bisa sukses sebagai manager?

Anda harus mensukseskan anak buah Anda.

Jika Anda guru, dosen, trainer, coach, mentor, atau motivator, apa yang Anda perlukan agar Anda bisa sukses sebagai profesional di bidang-bidang itu?

Anda harus mensukseskan murid, siswa, dan trainee Anda. Saat mereka keluar dari ruangan kelas, merekalah yang harus merasa sukses, bukan Anda. Setelah itu, barulah Anda bisa disebut sebagai pembina dan pendidik yang sukses.

Jika Anda pengusaha yang memproduksi sepatu, apa yang Anda perlukan agar Anda bisa disebut sebagai pengusaha sukses?

Anda perlu mensukseskan sepatu Anda, agar menjadi sepatu pilihan. Sepatu yang diminati, digemari, dicari, dan dibeli. Jika itu berhasil dicapai, maka barulah Anda disebut pengusaha sukses.

Jika Anda penjual bakso? Ya Anda harus mensukseskan bakso Anda terlebih dahulu, barulah Anda bisa disebut sebagai pedagang bakso yang sukses.

Jika Anda penulis? Anda harus menjadikan buku Anda sukses, misalnya dengan menjadi best seller. Barulah di belakangnya, Anda akan disebut penulis sukses.

Jika Anda petani buah jeruk?

Pertama Anda harus mensukseskan bibit jeruk Anda untuk terus bertahan hidup dan selamat dari segala penyakit dan hama. Kedua, Anda harus mensukseskannya untuk berbuah. Ketiga, Anda harus mensukseskannya untuk bisa bertahan sampai masak di pohon supaya kualitasnya paling baik. Bahkan, Anda juga harus mensukseskan rasanya agar manis dan segar. Kemudian, Anda harus mensukseskan penjualannya. Sudah? Belum! Anda juga harus mensukseskannya agar setiap kunyahan konsumen bisa meninggalkan bekas sukses. Barulah Anda disebut sebagai petani sukses. (Khusus petani hub gue aja langsung, PASTI deh: SUKSES! Nasa..!)

Ya. Sukses Anda tergantung pada kesuksesan sesuatu yang lain di luar diri Anda sendiri.

Anda akan bisa mengetahui apakah Anda akan sukses atau tidak, jika Anda bisa memprediksi sukses tidaknya sesuatu di luar Anda.

Maka, waspadalah jika Anda merasa tidak betah di kantor karena nggak sreg dengan boss Anda. Itu tanda bahwa sukses Anda bukan di situ tempatnya. Anda, nggak bakalan sukses di kantor itu sepanjang "nggak sreg" itu masih ada.

Waspadalah, jika Anda merasa bosan dengan profesi yang Anda geluti. Itu tanda bahwa Anda tidak akan sukses di dalam profesi itu.

Waspadalah, jika Anda merasa tidak bisa menghadapi murid, siswa, atau trainee Anda dengan segala tingkah dan polahnya. Anda tidak akan sukses sebagai pembina dan pengajar.

Waspadalah, jika Anda sering membenci bawahan Anda. Anda nggak bakal sukses sebagai pemimpin. Itu artinya, organisasi dan perusahaan Anda juga nggak bakal sukses di tangan Anda.

Lantas bagaimana, ganti profesi? Pindah kantor? Ganti produk? Tukar tanaman? Tidak juga.

Ketahuilah sebuah titik awal yang paling penting untuk Anda sukseskan, yaitu mindset Anda. Ketahuilah bahwa akal dan pikiran Anda juga berada di luar "Anda".

Jika selama ini Anda berpikir bahwa "Anda" adalah akal Anda; berhentilah. Sebenarnya, akal Anda adalah tool alias alat kelengkapan "Anda". Andalah user dari akal Anda, bukan sebaliknya.

Pahamilah bahwa akal Anda, sebenarnya juga berada di luar "Anda". Akal Anda adalah instrumen kemanusiaan Anda. Maka hal pertama yang perlu Anda lakukan, adalah "mensukseskan" akal dan pikiran Anda. Barulah dengan begitu, "Anda" lebih mudah menjadi sukses. Bagaimana mensukseskan akal dan pikiran Anda? Anda tahulah harus bagaimana. (Jgn Katro banget deh..)

Jika Anda berhasil, Anda tidak perlu berganti profesi atau pindah ke kantor, bidang, atau pekerjaan yang lain. Dijamin, Anda pasti akan sukses di sana.

Sekarang bisakah Anda meletakkan dengan tepat, di mana letaknya sukses berdasarkan contoh-contoh konsep berikut ini?

"Kerjakan apa yang Anda inginkan"
"Lakukan apa yang Anda senangi"
"Komentar atau testimoni"
"Iklan dan promosi"

"Kerja keras"
"Manusia dalah makhluk individu sekaligus sosial"
"Anda harus bekerjasama"

"Orang yang paling baik adalah orang yang paling bermanfaat"
"Pahlawan tanpa tanda jasa"


Sukses Anda, hanya bisa tercipta jika Anda mensukseskan sesuatu di luar Anda.

Ya. Saya ingin Anda sukses. Saya harus membuat Anda sukses. (Hanya dengan mencapai itu, Saya akan mencapai sukses Saya.)

Si botak ngangguk2 tanda tidak mengerti, dia ngeloyor pergi. "Ya sudah. Kalo begitu kamu sukses duluan, ntar aku kecipratan, saatnya nonton..!".

Dia lalu ke bilik sebelah n surfing ke dunia maya sendiri, sementara saya masih termangu2 dengan blog saya yang aneh ini.

Posting ini adalah bagian wajib dari:

"A Game of Success ".

Thanks to: Ikhwan Sopa, you are my inspiration bro..